THR Idul Fitri Naik, Presiden Jokowi Berharap Peningkatan Kerja ASN

Bagikan
Sematkan
  • Dipublikasikan tanggal 23 Mei 2018
  • Presiden Joko Widodo Memberikan Keterangan Pers Kenaikan THR PNS & TNI-POLRI tunjangan hari raya & Gaji ke-13 naik, presiden jokowi Berharap Peningkatan Kerja ASN
    Mari Kita Mengawal & Mendukung Pemerintahan Jokowi Presiden RI Ke 7
    Pastikan Untuk Mengikuti dan Memperbarui Berita Terbaru Jokowi hari ini

Komentar • 60

  • Chaeruddin Tito Nurrasyid
    Chaeruddin Tito Nurrasyid 2 bulan yang lalu

    Pemerintahan Jokowi mengumumkan bahwa PNS akan mendapatkan THR dengan besaran yang sangat fantastis dan juga Gaji 13. Bukan hanya PNS tapi juga para pensiunan. Senangnya hati rakyat (pegawai negeri) mendengar kabar tersebut ditengah-tengah pendapatan mereka yang tak naik selama Jokowi menjadi presiden.
    Sayangnya, ditengah-tengah kebahagiaan itu terjadi kebingungan dan kekhawatiran pemerintah daerah. Hal itu dikarenakan THR dan Gaji-13 dibebankan kepada pemerintahan daerah (APBD).
    Kebingungan yang berujung pada kekacauan pun terjadi. Pemerintah tetap pada pendiriaannya bahwa ini adalah hal yang sudah disepekati dan sudah berlangsung lama. Dan, menteri dalam negeri menginstruksikan untuk pemberian THR diambilkan dari pos-pos APBD yang belum terpakai. Bahkan, pemerintahan Jokowi cenderung menuduh pemerintahan daerah yang protes mengada-ada karena sejatinya pos untuk pemberian gaji dan tunjangan serta THR untk PNS telah dianggarkan dalam pos belanja kepegawaian.
    Kebodohan ataukah kesemena-menaan
    Cukup dimengerti mengapa para pemerintah daerah keberatan jika THR dan Gaji-13 dibebankan ke APBD.
    Terlalu mendadak dan tidak semua daerah memiliki keuangan yang cukup untuk memberikan besaran THR sesuai instruksi presiden.
    APBD 2018 telah disahkan dan telah berjalan. Seharusnya, jika pemerintah pusat ingin membebankan THR kepada APBD, pemberitahuan akan besaran THR serta keputusan tersebut tidak diumumkan satu bulan sebelum pencairan melainkan diberitahukan saat pemerintahan daerah menyusun RAPBD 2018.
    Kejadian ini membuat saya menyadari akan satu hal yaitu pidato kenegeraan pada tanggal 16 Agustus (pertanggungjawaban). Dulu, saat SBY menjabat menjadi presiden, dari pidato kenegaraan hal yang paling ditunggu oleh PNS dan mungkin juga pemda adalah besaran pos belanja kepegawaian dalam hal ini adalah kenaikan gaji, pemberian gaji-13, tunjangan-tunjangan lainnya untuk PNS. Dan, hal itulah yang dijadikan acuan oleh PNS dalam merangkai harapan satu tahun kedepan dan juga acuan untuk pemda dalam memutuskan APBD. Namun, saya tidak menemukannya dalam pidato kenegaraan Jokowi.
    Pertanyaan ini pun muncuat ke permukaan pikiran saya yang bodoh ini.
    APBN amburadul dan tak transparan bahkan lebih tertutup dibandingkan era Soeharto. Secara mendadak tanpa perencanaan matang, presiden Jokowi membebankan pemberian THR ke pemda sebanyak 100% bukan sesuai kemampuan daerah. Dan, pemerintahan pusat tak bersedia mengucurkan dana untuk daerah yang tak mampu memenuhi besaran THR sesuai instruksi presiden Jokowi.
    Jangan-jangan saat ini Indonesia sedang diambang kebangkrutan?.
    Jangan-jangan Kas negara benar-benar mengalami defisit yang sangat besar?.
    Semoga Allah melindungi negeri ini dari kebangkrutan dan kehancuran. Aamiin.

    Budi Prastiwi

  • Dou Mbojo
    Dou Mbojo 2 bulan yang lalu

    Yang lebih istimewa itu THR bagi honorer dan tenaga sukarela pak presiden klo bagi pns, tni dan polri itu dah biasa

  • Chica Irmayani
    Chica Irmayani 2 bulan yang lalu

    Pak, kalo anak piatu jomblo pula dpt THR juga ga pak? Ntar pas lebaran aku mau ucapin Mohon Nafkah Lahir Bathin eh salah maksudku mohon maaf lahir bathin πŸ™πŸ˜πŸ˜„

  • Muhammad Eko
    Muhammad Eko 2 bulan yang lalu

    ga usah naik gaji, yg ada mending kurangi gaji anggota dpr buat nutupin sebagian hutang negara

  • Rezky_ pubg
    Rezky_ pubg 2 bulan yang lalu

    Buat orang yang kerja kontrak2 juga lah pak.
    Jangan dipilih2!!!

    • Kekekoki Kauai
      Kekekoki Kauai 2 bulan yang lalu

      Rezky_ pubg .... Sabar ya pak. Kl pak presiden dengar sampean pasti beliau pikirkan. Pula gak bisa asalx2 nguluarin uang rakyat harus ada payung hukumnya harus ada aturannya jg toh. Tp memang sampean harus ngomong biar pak presiden tahu kl sejahteraan sampean jg pengen di perhatiin sm beliaunya.

  • mu faruq
    mu faruq 2 bulan yang lalu

    Alhamdulillah,, barokallah pk jokowi

  • Nur Chayati
    Nur Chayati 2 bulan yang lalu +2

    Nah lo diperhatikan Presiden kan pns ,Tni ,Polri masih nggak suka juga sama Presiden yg baik yg sangat mencintai pns Tni polri dan juga rakyatnya
    Jangan bimbang dan ragu ayo bersatu padu dukung Presiden yg baik yg selalu bekerja untuk rakyat bangsa dan negaranya

  • Romi Framika
    Romi Framika 2 bulan yang lalu +2

    Pasti di bilang kempanye.
    Sm padli zoon....

    • Chaeruddin Tito Nurrasyid
      Chaeruddin Tito Nurrasyid 2 bulan yang lalu

      Pemerintahan Jokowi mengumumkan bahwa PNS akan mendapatkan THR dengan besaran yang sangat fantastis dan juga Gaji 13. Bukan hanya PNS tapi juga para pensiunan. Senangnya hati rakyat (pegawai negeri) mendengar kabar tersebut ditengah-tengah pendapatan mereka yang tak naik selama Jokowi menjadi presiden.
      Sayangnya, ditengah-tengah kebahagiaan itu terjadi kebingungan dan kekhawatiran pemerintah daerah. Hal itu dikarenakan THR dan Gaji-13 dibebankan kepada pemerintahan daerah (APBD).
      Kebingungan yang berujung pada kekacauan pun terjadi. Pemerintah tetap pada pendiriaannya bahwa ini adalah hal yang sudah disepekati dan sudah berlangsung lama. Dan, menteri dalam negeri menginstruksikan untuk pemberian THR diambilkan dari pos-pos APBD yang belum terpakai. Bahkan, pemerintahan Jokowi cenderung menuduh pemerintahan daerah yang protes mengada-ada karena sejatinya pos untuk pemberian gaji dan tunjangan serta THR untk PNS telah dianggarkan dalam pos belanja kepegawaian.
      Kebodohan ataukah kesemena-menaan
      Cukup dimengerti mengapa para pemerintah daerah keberatan jika THR dan Gaji-13 dibebankan ke APBD.
      Terlalu mendadak dan tidak semua daerah memiliki keuangan yang cukup untuk memberikan besaran THR sesuai instruksi presiden.
      APBD 2018 telah disahkan dan telah berjalan. Seharusnya, jika pemerintah pusat ingin membebankan THR kepada APBD, pemberitahuan akan besaran THR serta keputusan tersebut tidak diumumkan satu bulan sebelum pencairan melainkan diberitahukan saat pemerintahan daerah menyusun RAPBD 2018.
      Kejadian ini membuat saya menyadari akan satu hal yaitu pidato kenegeraan pada tanggal 16 Agustus (pertanggungjawaban). Dulu, saat SBY menjabat menjadi presiden, dari pidato kenegaraan hal yang paling ditunggu oleh PNS dan mungkin juga pemda adalah besaran pos belanja kepegawaian dalam hal ini adalah kenaikan gaji, pemberian gaji-13, tunjangan-tunjangan lainnya untuk PNS. Dan, hal itulah yang dijadikan acuan oleh PNS dalam merangkai harapan satu tahun kedepan dan juga acuan untuk pemda dalam memutuskan APBD. Namun, saya tidak menemukannya dalam pidato kenegaraan Jokowi.
      Pertanyaan ini pun muncuat ke permukaan pikiran saya yang bodoh ini.
      APBN amburadul dan tak transparan bahkan lebih tertutup dibandingkan era Soeharto. Secara mendadak tanpa perencanaan matang, presiden Jokowi membebankan pemberian THR ke pemda sebanyak 100% bukan sesuai kemampuan daerah. Dan, pemerintahan pusat tak bersedia mengucurkan dana untuk daerah yang tak mampu memenuhi besaran THR sesuai instruksi presiden Jokowi.
      Jangan-jangan saat ini Indonesia sedang diambang kebangkrutan?.
      Jangan-jangan Kas negara benar-benar mengalami defisit yang sangat besar?.
      Semoga Allah melindungi negeri ini dari kebangkrutan dan kehancuran. Aamiin.

      Budi Prastiwi

  • Athailah Kaka
    Athailah Kaka 2 bulan yang lalu +1

    Buruhhh piye pak

  • Imron Soraya
    Imron Soraya 2 bulan yang lalu +1

    Ingat temen" yg pada komen Suzon Dosa loh apalagi ini bulan puasa sia" nanti amalannya

  • Yaya Wijaya
    Yaya Wijaya 2 bulan yang lalu +1

    Aslmlkm.....smg THR buruh juga ikut di naikan....Aminnn

  • wati m
    wati m 2 bulan yang lalu

    Kok serasa g adil PNS naek.. rakyat mineS dapur bndino ngepol
    TKI TKW petani gda pensiun.. dmna..hati nurani.. petinggi negara ku
    Tengoklah negri sebrang.. keadilan.. bagi seluruh rakyat Indonesia..d mana..????

    • Ratini Warto
      Ratini Warto 2 bulan yang lalu

      wati m ya logikanya klo ada apa"di urusi pemerintah gen wis untung wong kita sendiri yg mau ko jdi Tkw ga ada SK pemerintah tow????

    • wati m
      wati m 2 bulan yang lalu

      Ratini Warto q: jga TKW cc.. TPI pling ga..mkir logika kei ssma mkir saisore dkei lap kjo..

    • Ratini Warto
      Ratini Warto 2 bulan yang lalu

      wati m sya tkw alhamdulilah bkat pa jokowi gaji naik tus yeah wlopun ga gede bgt...klo pensiunan sich sya ga mau nuntut ga ada dari sononya petani/tkw dpt gaji pensiunan

    • Yugi Saputra
      Yugi Saputra 2 bulan yang lalu +1

      wati m ya bedalah namanya abdi negara dan bukan, hadeh..

  • Evi Plagmeijer
    Evi Plagmeijer 2 bulan yang lalu +1

    Kecuali pns penerbah fitnah ga usah pak, buang2 uang negara aja

  • DEWA JOKODOK MUNAFIK
    DEWA JOKODOK MUNAFIK 2 bulan yang lalu

    Biasalah... mau pilpres !!! Dewa Kodok biar dapet suara pns !!!

    • Kekekoki Kauai
      Kekekoki Kauai 2 bulan yang lalu

      DEWA KODOK MUNAFIK .... Otakmu drengki, srei jg ya. Buka tuh pikiranmu. PNS itu kan kerja buat negara melayani rakyat. Sekarang sopo yg harus merhatiin kesejahteraan mrk kl bukan pemerintah..... Ampun deh puasa bukan bersihx2 batin malah fitnah pemimpin. Pak Jokowi jadi presiden kl bukan karena campur tanggan Gusti Allah beliau gak bakalan jadi presiden. Jd sapa aja yg jadi presiden itu karena Allah yg punya Kehendak.Jd koΓ© jangan sembarangan ngomong ya.

    • Yugi Saputra
      Yugi Saputra 2 bulan yang lalu

      DEWA KODOK MUNAFIK yg munafik lo suka ngebom gereja dan mapolsek, dsar kaum khawaridz

  • dwi wahyu Setyaningsih
    dwi wahyu Setyaningsih 2 bulan yang lalu +1

    AKU YANG NGGAK DAPET THR AJA NGGAK BANYAK BACOT.....TP ADA LHO PNS YANG BENCI PAK JKW...tp mau nrima nggak ya THR dan tunjanganya.

  • Orang Lamaa
    Orang Lamaa 2 bulan yang lalu +1

    sumbu pendek yg suka demo2 hanya dapat nasi bungkus .

  • Asyifa Asyifa
    Asyifa Asyifa 2 bulan yang lalu +1

    Tu thr di naikkan,, kerja nya yg semangat dong,,, jng lomot

  • Zulhafni Tanjung
    Zulhafni Tanjung 2 bulan yang lalu +5

    Jgn kwatir temen sy PNS 200 org tenaga honor ber SK (pramubakti) d beri THR dan gaji k-13....tu kurang apa...jokowi gitu loh...2 priode ach😍

    • Chaeruddin Tito Nurrasyid
      Chaeruddin Tito Nurrasyid 2 bulan yang lalu

      Pemerintahan Jokowi mengumumkan bahwa PNS akan mendapatkan THR dengan besaran yang sangat fantastis dan juga Gaji 13. Bukan hanya PNS tapi juga para pensiunan. Senangnya hati rakyat (pegawai negeri) mendengar kabar tersebut ditengah-tengah pendapatan mereka yang tak naik selama Jokowi menjadi presiden.
      Sayangnya, ditengah-tengah kebahagiaan itu terjadi kebingungan dan kekhawatiran pemerintah daerah. Hal itu dikarenakan THR dan Gaji-13 dibebankan kepada pemerintahan daerah (APBD).
      Kebingungan yang berujung pada kekacauan pun terjadi. Pemerintah tetap pada pendiriaannya bahwa ini adalah hal yang sudah disepekati dan sudah berlangsung lama. Dan, menteri dalam negeri menginstruksikan untuk pemberian THR diambilkan dari pos-pos APBD yang belum terpakai. Bahkan, pemerintahan Jokowi cenderung menuduh pemerintahan daerah yang protes mengada-ada karena sejatinya pos untuk pemberian gaji dan tunjangan serta THR untk PNS telah dianggarkan dalam pos belanja kepegawaian.
      Kebodohan ataukah kesemena-menaan
      Cukup dimengerti mengapa para pemerintah daerah keberatan jika THR dan Gaji-13 dibebankan ke APBD.
      Terlalu mendadak dan tidak semua daerah memiliki keuangan yang cukup untuk memberikan besaran THR sesuai instruksi presiden.
      APBD 2018 telah disahkan dan telah berjalan. Seharusnya, jika pemerintah pusat ingin membebankan THR kepada APBD, pemberitahuan akan besaran THR serta keputusan tersebut tidak diumumkan satu bulan sebelum pencairan melainkan diberitahukan saat pemerintahan daerah menyusun RAPBD 2018.
      Kejadian ini membuat saya menyadari akan satu hal yaitu pidato kenegeraan pada tanggal 16 Agustus (pertanggungjawaban). Dulu, saat SBY menjabat menjadi presiden, dari pidato kenegaraan hal yang paling ditunggu oleh PNS dan mungkin juga pemda adalah besaran pos belanja kepegawaian dalam hal ini adalah kenaikan gaji, pemberian gaji-13, tunjangan-tunjangan lainnya untuk PNS. Dan, hal itulah yang dijadikan acuan oleh PNS dalam merangkai harapan satu tahun kedepan dan juga acuan untuk pemda dalam memutuskan APBD. Namun, saya tidak menemukannya dalam pidato kenegaraan Jokowi.
      Pertanyaan ini pun muncuat ke permukaan pikiran saya yang bodoh ini.
      APBN amburadul dan tak transparan bahkan lebih tertutup dibandingkan era Soeharto. Secara mendadak tanpa perencanaan matang, presiden Jokowi membebankan pemberian THR ke pemda sebanyak 100% bukan sesuai kemampuan daerah. Dan, pemerintahan pusat tak bersedia mengucurkan dana untuk daerah yang tak mampu memenuhi besaran THR sesuai instruksi presiden Jokowi.
      Jangan-jangan saat ini Indonesia sedang diambang kebangkrutan?.
      Jangan-jangan Kas negara benar-benar mengalami defisit yang sangat besar?.
      Semoga Allah melindungi negeri ini dari kebangkrutan dan kehancuran. Aamiin.

      Budi Prastiwi

    • Chaeruddin Tito Nurrasyid
      Chaeruddin Tito Nurrasyid 2 bulan yang lalu

      Tapi kasihan Ama APBD nya seharusnya dana alokasi umum digunakan untuk pembangunan πŸ˜₯πŸ˜₯

    • Tri Puji Hastuti
      Tri Puji Hastuti 2 bulan yang lalu +2

      Zulhafni Tanjung πŸ‘πŸ‘πŸ’–πŸ’–πŸ‘πŸ‘πŸ’–πŸ’– Kita Hrs Dukung Trus Bp Jokowi Jdi Presiden Utk ✌ Periode Salam Kemenangan Salam✌Periode

  • Zulhafni Tanjung
    Zulhafni Tanjung 2 bulan yang lalu +3

    Itu kebijakan bukan suap temen2......sy blg juga jokowi tau apa yg dibutuhkan rakyat seperti sy....kwkwkwkw....πŸ˜—πŸ˜—πŸ˜—

  • Bukan Yg Trbaik trbaij
    Bukan Yg Trbaik trbaij 2 bulan yang lalu

    Smga...lbih aktiv lgi para PNS....bekerja lh sbaik mngkin....melayani lbih baik...

  • Zulhafni Tanjung
    Zulhafni Tanjung 2 bulan yang lalu +4

    Alhamdulillah.....gpp p' gaji PNS ga naik, klaupun naik hanya sedikit.. harga2 d pasaran ikut naik...tks ach jokowi Allah menyertaimu ....muuuah❀❀

  • Joyo sipp jos Kusumo
    Joyo sipp jos Kusumo 2 bulan yang lalu +1

    Gaji tukang macol naik gk pak?

  • idoy mlehoy
    idoy mlehoy 2 bulan yang lalu

    Bukan kinerja yg naik,tp pemilih yg naik,,

  • Andri Musafir
    Andri Musafir 2 bulan yang lalu +3

    Alhamdulillah

  • Jamalullatif Abi Jamal
    Jamalullatif Abi Jamal 2 bulan yang lalu

    Hahaaa...nyuap ya pak...kok ngajari suap pak, ..jngn tertipu...politik nya gk ngaruh...
    Hahaaa...mreka spy mmilih kamu ya paak...

    • leedragon 83
      leedragon 83 2 bulan yang lalu

      Loe pasti tipe hewan yg sukurin korban bom Surabaya.

    • Anak Desa
      Anak Desa 2 bulan yang lalu +1

      Ciee yg ga dapt thr sewot

    • Kekekoki Kauai
      Kekekoki Kauai 2 bulan yang lalu

      Jamalullatif Abi Jamal ... Orng koyo sampean hidup dimanapun pasti sial... Pikiranmu jahat dam kotor.

    • Ahmad Fatony
      Ahmad Fatony 2 bulan yang lalu

      Jamalullatif Abi Jamal pemikiran anda sesat...goblok...maklum lah anda ini kan kelompok indonesia bubar...jadi apa yg di kerjakan baik sama jokowi tetap aj salah...dasar hati busuk sampah negara lu...jancok..

    • Rosak Pratama
      Rosak Pratama 2 bulan yang lalu

      Jamalullatif Abi Jamal otak nggak pakai asal cuap aja

  • DH3R15 YO5W4R4 YO5W4R4
    DH3R15 YO5W4R4 YO5W4R4 2 bulan yang lalu +6

    Buat honorer juga tolong pk jokowi di perhatikan juga..jngan pns,tni,polri aja honorer juga..

  • Nur Hidayat
    Nur Hidayat 2 bulan yang lalu +3

    Jangn pns aja pak semua nya pak 😁😁

  • Hanamsal putri Bungsu
    Hanamsal putri Bungsu 2 bulan yang lalu

    Gaji PRT Naik nga pak πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
    Nguareppp. Soal nya sya PRT

    • Ahmad Fatony
      Ahmad Fatony 2 bulan yang lalu

      Hanamsal putri Bungsu kamu aku naikin aj mau gak...hehehehehe

    • Ahmat Yani ahmad
      Ahmat Yani ahmad 2 bulan yang lalu

      Hanamsal putri Bungsu nona naik gaji anda

  • Chamo Cell
    Chamo Cell 2 bulan yang lalu +3

    Hidup jokowi 2 priode

  • multi jaya kanopi kanopi
    multi jaya kanopi kanopi 2 bulan yang lalu

    Sukses selalu pak

  • Aku Yangter
    Aku Yangter 2 bulan yang lalu +3

    Suksesss slalu pak untk jdi pemimpin yg amanah fatonah tabliq

  • Pras Japrak
    Pras Japrak 2 bulan yang lalu +4

    Ayo spa hayo yank benci ma jokowi. Hayo ngaku pns. Thr kmu di naikin lo masi benci ka kamu am presiden mu ini

    • Chaeruddin Tito Nurrasyid
      Chaeruddin Tito Nurrasyid 2 bulan yang lalu

      Pemerintahan Jokowi mengumumkan bahwa PNS akan mendapatkan THR dengan besaran yang sangat fantastis dan juga Gaji 13. Bukan hanya PNS tapi juga para pensiunan. Senangnya hati rakyat (pegawai negeri) mendengar kabar tersebut ditengah-tengah pendapatan mereka yang tak naik selama Jokowi menjadi presiden.
      Sayangnya, ditengah-tengah kebahagiaan itu terjadi kebingungan dan kekhawatiran pemerintah daerah. Hal itu dikarenakan THR dan Gaji-13 dibebankan kepada pemerintahan daerah (APBD).
      Kebingungan yang berujung pada kekacauan pun terjadi. Pemerintah tetap pada pendiriaannya bahwa ini adalah hal yang sudah disepekati dan sudah berlangsung lama. Dan, menteri dalam negeri menginstruksikan untuk pemberian THR diambilkan dari pos-pos APBD yang belum terpakai. Bahkan, pemerintahan Jokowi cenderung menuduh pemerintahan daerah yang protes mengada-ada karena sejatinya pos untuk pemberian gaji dan tunjangan serta THR untk PNS telah dianggarkan dalam pos belanja kepegawaian.
      Kebodohan ataukah kesemena-menaan
      Cukup dimengerti mengapa para pemerintah daerah keberatan jika THR dan Gaji-13 dibebankan ke APBD.
      Terlalu mendadak dan tidak semua daerah memiliki keuangan yang cukup untuk memberikan besaran THR sesuai instruksi presiden.
      APBD 2018 telah disahkan dan telah berjalan. Seharusnya, jika pemerintah pusat ingin membebankan THR kepada APBD, pemberitahuan akan besaran THR serta keputusan tersebut tidak diumumkan satu bulan sebelum pencairan melainkan diberitahukan saat pemerintahan daerah menyusun RAPBD 2018.
      Kejadian ini membuat saya menyadari akan satu hal yaitu pidato kenegeraan pada tanggal 16 Agustus (pertanggungjawaban). Dulu, saat SBY menjabat menjadi presiden, dari pidato kenegaraan hal yang paling ditunggu oleh PNS dan mungkin juga pemda adalah besaran pos belanja kepegawaian dalam hal ini adalah kenaikan gaji, pemberian gaji-13, tunjangan-tunjangan lainnya untuk PNS. Dan, hal itulah yang dijadikan acuan oleh PNS dalam merangkai harapan satu tahun kedepan dan juga acuan untuk pemda dalam memutuskan APBD. Namun, saya tidak menemukannya dalam pidato kenegaraan Jokowi.
      Pertanyaan ini pun muncuat ke permukaan pikiran saya yang bodoh ini.
      APBN amburadul dan tak transparan bahkan lebih tertutup dibandingkan era Soeharto. Secara mendadak tanpa perencanaan matang, presiden Jokowi membebankan pemberian THR ke pemda sebanyak 100% bukan sesuai kemampuan daerah. Dan, pemerintahan pusat tak bersedia mengucurkan dana untuk daerah yang tak mampu memenuhi besaran THR sesuai instruksi presiden Jokowi.
      Jangan-jangan saat ini Indonesia sedang diambang kebangkrutan?.
      Jangan-jangan Kas negara benar-benar mengalami defisit yang sangat besar?.
      Semoga Allah melindungi negeri ini dari kebangkrutan dan kehancuran. Aamiin.

      Budi Prastiwi

    • Pras Japrak
      Pras Japrak 2 bulan yang lalu

      Heran q ma rakyat indo ini. Gk prnh brskur n sllu melecehkan pminpin sllu mncela. Di bliang bdoh itu dx prnh sklah di blang pinter tpi otak x lol

    • Sri Wahyuni
      Sri Wahyuni 2 bulan yang lalu

      Pras Japrak harusnya ada screening yg benci ga dapet πŸ˜‚πŸ˜‚

    • Pras Japrak
      Pras Japrak 2 bulan yang lalu +1

      Faton Isbandiyah jangn kan tmn kamu. Pak po saya benci bngt sma pak jkowi pdhal dx x pns ank x dokter gk mlu ap benci tpi klu di ksi lbi dri presiden mau di trima

    • Faton Isbandiyah
      Faton Isbandiyah 2 bulan yang lalu +1

      Pras Japrak iya aku yg nggak pns saja dukung pak jokowi kok.apalagi yg pns harusnya bersyukur punya presiden jokowi,coba presiden jaman sebelumnya,apa?? Gitu temenku yg pns benci banget sama bpk jokowi,harusnya mrk maluu..

  • leedragon 83
    leedragon 83 2 bulan yang lalu

    Akhirnya keluar juga.

  • amora alba
    amora alba 2 bulan yang lalu +3

    Alhamdulillah ....