Tap to unmute

PANG TALK #1: POLITIK DAN SEPAKBOLA GAK BISA DIPISAHIN!

Bagikan
Sematkan
  • Dipublikasikan tanggal 14 Sep 2022
  • Cerita soal Brasil yang Juara Piala Dunia pada masa kekuasaan Junta Militer sampai sosok ikonik Silvio Berlucosni.
    Sepakbola tidak pernah bisa lepas dari pengaruh politik.
    Inilah episode perdana
    Like and follow us on Twitter, Tiktok and Instagram @registaco

Komentar • 862

  • Ilham Kurniawan

    Ini dia alternate version buat para Domba Free yg sudah jarang liat Justalk karena sekarang Justalk diprioritaskan buat Domba Premium

  • Christ Daniel

    Konten yang berisi, deep dan kritis. Argumentatif, fundamental dan elaboratif, jadi orang bisa punya buah pikir baru dan tidak terjebak dalam penanaman narasi yang dibangun orang lain, seolah tidak ada solusi dan jalan berpikir yang lain. Kudos buat bang Pange dan tim Regista 🔥🔥

  • Zannns
    Zannns  +51

    request ide pembahasan buat episode kedepannya:

  • Pradipto Gitokusumo

    Man, Pangeran Siahaan is a national treasure

  • Dennis AP
    Dennis AP  +143

    The conclusion is, hampir semua petinggi2 yang memegang jabatan di dunia sepakbola di pimpin oleh seorang politisi. Tapi, masalahnya bukan karna politisinya, tapi bisa kah politisi itu mengubah sepakbola di negaranya menjadi lebih baik atau tidak, karna sepakbola dan politik tidak bisa dipisahkan.

  • Andrian.Airdna

    Sumpah,,, bagus banget Bang Pange bawainnya. Skill n pengalaman emang ga bs boong sih, hasil tempaan sejak dahulu kala.

  • A SATYA
    A SATYA  +27

    Melihat sepak bola dari sudut pandang yeng beda yaitu sudut pandang politik. Keren bang pange, Sangat menambah wawasan. Ditambah ada sedikit bumbu-bumbu jokes/parodi ala justalk. 🤙🤙

  • mirwan hamdy

    Pange dan Koci tidak bisa dipisahin! Btw set nya kreatif banget sumpah. Wkwkwkwkwk

  • Ultormento

    Sudah saatnya kita merubah pola pikir dari sibuk mempermasalahkan "siapa" menjadi fokus pada mempertanyakan "apa". Dengan kata lain, dari berpikir subjektif ke berpikir objektif.

  • Rahmat G Frandono

    Gw setuju ama teori mass powernya bang, tapi kalau kita bisa melihat per-individu selain background politik atau corak politiknya, akan kelihatan perbedaanya walau sedikit tetapi kita bisa menarik benang merahnya. Sepak bola itu perlu visi, lobbying dan modal yang gak main-main, dan hal kek gitu cuma orang-orang yg memiliki atau dekat dengan power atau kekuasaan, siapa? ya politisi atau sultan super tajir yang bisa handle vanue pertandingan bahkan liga di suatu negara. kalau poilitisi dengan sepak bola gak bisa dipisahkan memang betul sebagai pendekatan aktor, tapi secara konseptual yg saya rasa tepat itu power dan sepak bola gak bisa dipisahkan. thank you dah bahas ini.

  • adri murti

    keren lah pokoknya tim regista,selalu bisa bahas sepakbole dari angle yang berbeda,

  • Chaerul Iman

    gilak sih ini konten terbarunya regista.pange talk, daging semua coy materinya. lanjutkann🤙🏻

  • Dodi Reza

    Setuju memang tidak bisa dipisahkan, sayang realitanya yang dilakukan politisi di Indonesia terhadap sepak bola yaa.. begitulah

  • Wahyundi Sahputra

    kerennnnnn....... sangat menambah wawasan dan ilmu dalm sepak bola. jadi sepak bola itu, bukan sekedar bola yg di tendang tapi ada kepentingan-kepentingan tersendiri di dalamnya

  • adam arsyad

    keren banget konten pange talk , membahas politik dalam sepakbola dari sudut pandang yang berbeda , bener" membuka membuka pandangan gue ternyata di luar negeri pun politik Dan sepakbola satu kesatuan

  • Fernawal Dicky

    Terima kasih bang pange atas informasinya, membuka wawasan saya terkait politik dalam sepakbola.. bukan siapa, tapi apa. 👏

  • Oscar Tadaros

    dari perihal ini belajar maka politisi itu bisa masuk keberbagai ranah dan itulah menariknya dunia, karena dengan terjadinya politisi kita menyadari bahwa ada kemungkinan semuanya terjadi, disini dapat dipelajari bahwa kita sesama penyuka olahraga ada baiknya mengikutinya saja dan menonton tanpa menghilangkan respect ke lain.

  • Rudi Ismayadi

    Sebenarnya saya juga gak masalah federasi atau sebuah klub di pimpin oleh seorang politisi asalkan mereka pintar dalam mengelola organisasi dan berkompeten di bidangnya. Cuman yang bikin resah kondisi sepakbola di indonesia orang politiknya terlalu banyak kepentingan dan susah untuk transparan sehingga banyak rakyat di negara kita dibikin geram. Ambisi mereka sangat besar tapi kinerjanya masih jauh dari kata puas. Terlalu banyak perhitungan dan terlalu banyak oknum oknum yang memiliki kepentingan bang.

  • Irsan Ardiyansyah

    selalu aja liat sepakbola dari sudut pandang lain. love it so much 🙌

  • Khafid Ferdiansyah

    Ada yang mencoba mendapatkan kursi legialator dengan mencari suara lewat klub sepak bola di daerah. Sayangnya, setelah dia menjabat klub tersebut seakan ditinggalkan. Sehingga fans banyak yg protes dan meminta klub diselamatkan.